Menu
Model
Beranda » Kaos » Ragam Kain Yang Sering Dipakai Untuk Konveksi

Ragam Kain Yang Sering Dipakai Untuk Konveksi

Dipublish pada 27 February 2020 | Dilihat sebanyak 200 kali | Kategori: Kaos

Konveksi Baju – Sangat penting untuk Anda mengenal berbagai jenis kain agar tidak menyesal saat dikenakan. Jenis kain akan membawa Anda dalam suasana nyaman apabila dipakai tidak merasakan panas, terlalu dingin di kulit lebih tepatnya bisa menyesuaikan dengan suhu tubuh.

konveksi baju polo

Di bawah ini ada ragam jenis kain yang akan membuat Anda tahu!

  1. Bahan Katun

    Bahan ini tentunya sudah tak asing lagi di telinga Anda ya, tetapi bahan katun sendiri saat ini tidak bisa 100% asli karena ketersediaan kapas murni di Indonesia mulai menipis. Kapas murni berasal dari pohon kapuk randu yang akan panen musiman saat kemarau dan jika dikumpulkan menjadi serat kain akan cukup nyaman namun sangat mahal harganya. Untuk itu, katun berkelas saat ini sudah dicampur dengan polyester tetapi tetap nyaman untuk dipakai.

    Katun zaman dahulu yang masih asli sekali akan nyaman, menyerap keringat dengan baik dan tidak merasakan panas saat siang hari.

  2. Linen
    Kain linen ini hampir mirip dengan katun tetapi berasal dari bahan rami dan cukup kaku ketika dipakai. Jangan khawatir jika kain ini terasa kaku karena kendati demikian tetap merasa nyaman dan halus di kulit. Orang zaman dahulu memakai baju berasal dari tanaman rami yang dikeringkan dan dibuat serat, maka tidak heran kalau hingga saat ini orang tua kita masih merindukan baju berbahan linen asli. Tekstur serat kainnya lebih lebar daripada tekstur rajutan kain katun.
  3. Denim

    Jika kamu melihat celana jeans, nah tentunya tahu kan bahan pembuatnya dari apa?

    Tekstur kainnya kuat, tebal, mudah dibersihkan dan anti angin. Sebenarnya bahan denim ini sering disalah artikan dengan bahan jeans ya tetapi sebenarnya jeans merupakan sebuah produk pakaian. Kelebihan dari bahan denim ini adalah anti tembus angin dimana Anda yang tinggal di daerah dataran tinggi akan cocok karena lebih hangat dan terlihat trendi. Untuk denim sendiri perawatannya juga cukup mudah, jangan terlalu sering disikat agar seratnya tidak mudah melar dan warnanya luntur. Cukup rendam di dalam air dan berikan deterjen sesuai kebutuhan lalu bilas.

  4. Drill

    Jenis drill ini hampir sama dengan katun dan linen namun ketebalannya cukup tinggi dari kedua bahan itu. Drill berasal dari serat tetoron, rayon dan polyester. Untuk drill yang bagus akan cocok untuk seragam kerja di pabrik atau bahan pembuat topi, tetapi memang cenderung lebih sedikit panas daripada katun. Jenis drill juga mudah kusut dan perlu setrika untuk merapikannya. Apabila terlalu panas menyetrika maka membuat mengkilap di bagian serat kainnya.

    Harganya lebih terjangkau dari bahan katun atau linen.

  5. Baby Canvas
    Baby canvas berbeda dengan canvas ya, untuk baby canvas ini lebih lembut daripada bahan kanvas. Memang terlihat agar kusam tetapi bahan ini memiliki tekstur lebih rapat, kuat dan tahan lama. Sangat cocok untuk bahan pembuat tas jinjing atau tas punggung.
  6. Kain Kulit

    Merasakan pakaian dari bahan kulit binatang itu ternyata sangat enak lho, kenapa?

    Karena bahan ini tidak tembus angin dan air, selain itu lemas dan cukup bergengsi. Bahan kulit ini biasanya terbuat dari kulit kambing, domba, sapi, atau reptil. Kendati ada campuran kulit buatan dan asli saat ini tetapi bahan kulit masih digandrungi oleh pria milenial karena alasan gengsi. Untuk bahan kulit asli saja sebuah jaket bisa bernilai ratusan bahkan jutaan rupiah. Kelebihan dari bahan kulit adalah masa lebih lama, tetapi perawatannya harus ekstra ya?

  7. Likra

    Bahan likra atau spandex biasanya dipakai untuk baju olahraga yang lentur dan anti lekukan. Terkadang bahan gamis juga memakai likra atau spandex karena kebutuhan dari gamis sendiri ingin terlihat anti kusut dan mampu menyesuaikan bentuk tubuh. Gamis atau baju olahraga dibuat dengan ukuran dan elastisitas tinggi agar mampu menampung ukuran tubuh yang besar hingga kecil.

    Memang saat dipakai terkadang agak sedikit panas ya tetapi disarankan untuk menghindari warna gelap seperti hitam, biru tua atau coklat karena semakin gelap semakin panas.

  8. Organza
    Jenis organza atau organdi ini sedang tren untuk hijab dan sejenisnya karena memberikan kesan mewah dan transparan. Pilihan warnanya juga beragam dan juga mudah diatur ketika diaplikasikan sebagai kerudung. Bahan ini tidak panas karena tipis dan cocok di daerah dataran rendah.
  9. Polyester
    Jika Anda ingin bahan dengan harga murah bisa memilih bahan jenis polyester yang terbuat dari serat plastik dan karet serta kapas. Memang saat dipakai akan terasa panas dan sumpek tetapi kelebihannya tidak mudah kusut. Anda hanya perlu menyetrikanya dalam kadar panas ringan saja dan sudah rapi.
  10. Sutra 
    Bahan sutra berasal dari hewan ulat sutra yang menjadi kepompong. Ulat sutra ini sengaja diternakkan dan diberikan makanan daun murbei agar ulat lahap makan dan lekas cepak menjadi kepompong. Setelah menjadi kepompong kemudian diolah dengan mesin khusus sehingga menjadi benang sutra yang sangat lembut dan mengkilap. Memiliki kain sutra ini seperti merawat bayi karena sedikit goresan membuatnya sobek, tetapi jangan Anda tanyakan kenyamanan dari ulat sutra ini ya.
  11. Beludru 
    Bernama lain velvet ini sedang naik daun juga karena permintaan model ala korea yang menjamur di indonesia. Teksturnya halus seperti ada bulu di permukaan atasnya dan bagian bawahnya tidak terdapat bulu kecil. Bahan bludru ini anti kusut juga dan tidak kuat terkena panas, maka jangan disetrika ya. Sebaiknya jika ingin disetrika bagian dalamnya saja agar tidak merusak bulu halus.
  12. Kain wool
    Merupakan kain dengan bahan dari benang wol yang dirajut menjadi sebuah baju. Bahan ini memiliki tekstur yang tebal dan mudah menyerap air sehingga waspadai saat terkena kotoran atau minuman berwarna, akan cukup sulit untuk dicuci. Memakai baju dengan bahan wool di dataran tinggi akan menguntungkan lho karena sangat hangat dan lembut.
  13. Sifon 

    Bahan ini terkesan mewah dan berkelas karena menampilkan serat berkilau dan lembut. Sifon ini berasal dari bahan nilon, sutra, katun, polyester dan rayon. Biasanya bahan ini dipakai untuk pakaian pernikahan atau pesta. Sayangnya, bahan sifon ini sulit menyerap keringat maka ketika memakainya kombinasikan dengan bahan katun sebagai baju dalamnya ya. memang saat memakai kain ini Anda akan merasa adem dan tidak mudah kusut.

    Masih banyak jenis kain yang dipakai untuk kebutuhan konveksi baju, garment dan desainer khusus. Masing-masing tempat usaha memiliki kelebihan jenis kain agar semua merata dan melengkapi, kebanyakan konveksi membuat pakaian dari bahan jersey, katun dan likra. Usaha bidang konveksi setidaknya memiliki 2-3 jenis bahan untuk memproduksi pakaian agar bisa menilai kebutuhan pasar.

    Semoga bermanfaat!

Bagikan

1 komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya
konveksi baju bandung

8 Tips Memilih Konveksi Baju Terpercaya dan Profesional

Dipublish pada 5 March 2020 | Dilihat sebanyak 409 kali | Kategori: Kaos

Apakah Anda ingin memulai usaha grosir baju? Bila Anda tertarik menggeluti usaha ini, maka Anda bisa memanfaatkan supplier atau konveksi baju terpercaya dan profesional. Memilih jasa konveksi ini gampang – gampang susah karena terkadang Anda mendapati jasa konveksi yang memproduksi... selengkapnya

Jasa Konveksi Baju Kaos Murah Daerah Cirebon

Dipublish pada 19 September 2020 | Dilihat sebanyak 18 kali | Kategori: Kaos

Jasa konveksi baju kaos murah daerah cirebon adalah artikel yang akan kita bahas untuk kesempatan kali ini. Sebelum langsung ke pembahasan inti dari artikel ini, mari kita bahas dulu mengenai Kabupaten Cirebon ini. Kabupaten Cirebon ini memiliki pusat pemeritahnnya di... selengkapnya

konveksi baju bandung

Ragam Kain Yang Sering Dipakai Untuk Konveksi

Dipublish pada 27 February 2020 | Dilihat sebanyak 200 kali | Kategori: Kaos

Konveksi Baju – Sangat penting untuk Anda mengenal berbagai jenis kain agar tidak menyesal saat dikenakan. Jenis kain akan membawa Anda dalam suasana nyaman apabila dipakai tidak merasakan panas, terlalu dingin di kulit lebih tepatnya bisa menyesuaikan dengan suhu tubuh.... selengkapnya